Cara Menanam Bunga Tulip di Indonesia


Cara menanam bunga tulip di Indonesia tidak sama dengan menanam bunga tulip di Belanda. Alasan utamanya adalah faktor iklim yang berbeda. Umumnya bunga tulip tumbuh subur di daerah yang beriklim sub tropis. Dimana cuaca tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

Meski begitu menanam bunga tulip di iklim tropis masih tetap bisa dimungkinkan. Tetapi harus memperhatikan tempat penanaman dan juga suhu lingkungan. Apabila tempat penanaman berada di tempat bersuhu panas, maka bunga akan mati atau hidup tapi tidak berbunga. Sebaliknya jika bunga tulip ditanam di temat sejuk maka akan tumbuh baik dan berbunga cantik.

Lalu bagaimana solusinya jika ingin menanam bunga tulip di indonesia? Padahal indonesia adalah negara dengan iklim panas khas daerah tropis. Eits, tidak usah khawatir, sebenarnya ada beberapa cara menanam bunga tulip yang bisa kamu terapkan. Hasilnya sudah terbukti dan juga mekar dengan cantik. Nah, jika kamu berminat menanam bunga tulip di rumah, silakan ikuti beberapa panduan cara menanam bunga tulip berikut ini.

Panduan Cara Menanam Bunga Tulip di Tempat Beriklim Tropis Seperti Indonesia

Cara Menanam Bunga Tulip di Pekarangan Rumah

Apabila kamu ingin menanam bunga tuli di pekarangan rumah, ada baiknya kamu memperhatikan beberapa faktor, yakni cuaca, tanah dan kelembaban udara. Bunga tulip akan tumbuh dan mekar dengan baik jika ditanam di cuaca sejuk/dingin, tanah yang sedikit berpasir dan kelembaban udara yang sedang.

Maka bunga tuli akan tumbuh bagus saat di tanam di daerah pegunungan. Sebab hampir semua faktor di atas terpenuhi. Namun bukan berarti di daerah dataran rendah tidak bisa tumbuh, tetap bisa tumbuh juga. Nah, apabila ingin menanamnya di pekarangan, maka beberapa langkah berikut bisa kamu terapkan.

  • 1. Pembibitan

    . Pertama-tama tentukan jenis/varietas bunga tulip yang ingin ditanam. Selanjutnya rendam bibit bunga tulip dalam baskom berisi sedikit air (tinggi air kira-kira setengah tinggi bibit tulip). Selanjutnya masukkan baskom berisi air dan bibit tersebut ke dalam kulkas (bukan freezer) dan simpan selama 2 minggu atau sampai tunasnya tumbuh kira-kira 1 cm.

  • 2. Persiapan Media Tanam

    . Media tanam bunga tulip yang baik adalah tanah berpasir dengan kelembaban rendah. Sehingga agar media tanam ada pada kondisi tersebut maka harus dibuat sedemikian rupa. Caranya, gali tanah pekarangan sedalam 30 cm dengan diameter 15 cm. Tata batu kerikil kecil setebal 3 cm di bagian dasar. Selanjutnya timbun dengan campuran tanah biasa, kompos dan pasir dengan perbandingan 3:2:1 setebal 25 cm. Timbun lagi dengan pasir kasar pada bagian atasnya setebal 2 cm.

  • 3. Penanaman

    . Jika tunas sudah tumbuh sekitar 1 cm, pindah bibit bunga tulip di media tanam. Letakkan bibit pada lapisan tengah dari media tanam. Beri jarak antar tanaman sekitar 12-15 cm. Pastikan bagian tunas berada di atas tanah, supaya pertumbuhan batang dan daunnya bisa cepat dan maksimal.

  • 4. Perawatan rutin

    . Perawatan rutin yang diakukan sebenarnya cukup mudah. Hanya sebatas menyirami setiap hari di musim kemarau dan menjaga kecukupan sinar matahari di musim penghujan. Penyiraman mulai dikurangi saat tanaman berusia 3 minggu setelah masa tanam. Selanjutnya setelah masa tanam sudah menginjak 1,5 bulan, maka berikan pupuk. Khusus untuk pupuk kimia/NPK, pemberiannya adalah 2 sendok per tanaman. Sedangkan pupuk kandang/kompos bisa 4-5 sendok perv tanaman.

  • 5. Pemetikan

    . Bunga Tulip yang dirawat dengan baik umumnya akan berbunga pada usia 8 bulan setelah masa tanam. Selanjutnya kuncup bunga tersebut akan mekar setelah 3 minggu selepas tumbuh kuncup bunga yang pertama. Pada saat seerti ini bunga tulip sudah bisa dipetik dan dijual, baik dalam bentuk buklet maupun per batang. Jika tidak dipetik, bunga akan rontok dan menggugurkan mahkotanya untuk kemudian mekar kembali.

Tips Lanjut Mengenai Cara Menanam Bunga Tulip

  • 1. Apabila bunga tulip di tanam di pot, pastikan untuk menjemurnya di bawah sinar matahari pagi minimal 1 jam per hari. Jika perlu letakkan pot bunga di dekat jendela kaca yang tersinari matahari pagi atau sore.
  • 2. Apabila cuaca sedang sangat panas, berikan kurung plastik diatas bunga tulip yang berada di pekarangan. Tujuannya agar mengurangi penguapan yang berlebih.
  • 3. Umumnya bunga tulip akan mati jika ditanam di cuaca panas yang ekstrem. Namun jika ingin tumbuh maksimal dan mekar dengan indah, maka sebaiknya dibuatkan rumah kaca dengan pengatur suhu ruangan, sehingga suhu di dalam rumah kaca dapat di set di suhu sejuk yang optimal.
  • 4. Bunga tulip yang berasal dari bibit (umbi) normalnya berbunga pada usia tanam 1-1,5 tahun. Sedangkan yang ditanam dari biji akan berbunga setelah 5 tahun masa tanam. Jadi tinggal pilih mana yang ingin di pakai.
  • 5. Agar bunga tulip setelah petik tidak layu, maka harus dilakukan teknik penanganan pasca panen yang baik. Dimana setelah dipetik, unga tulip diletakkan di ruangan berpendingin dengan suhu optimal. Setelah beberapa saat, suhu mulai diturunkan sedikit demi sedikit sampai sama dengan suhu normal di luar ruangan. Setelah itu baru bisa di jual atau dirangkai.

Demikianlah panduan tentang cara menanam bunga tulip di daerah beriklim tropis. Jika dengan penanganan yang baik, maka bunga tulip akan tumbuh baik pula. Contohnya adalah uji coba penanaman bunga tulip terkontrol di Singapura. Sebanyak 25.000 bunga tulip berbagai jenis dapat tumbuh dan mekar dengan indah. Itu tandanya bunga tulip juga bisa dikondisikan untuk hidup di Indonesia. Kuncinya adalah pengontrolan suhu dan pertumbuhan akar yang maksimal. Semoga artikel tentang cara menanam bunga tulip di ats dapat bermanfaat.

Leave a Reply