Persebaran hutan di Indonesia tergolong cukup heterogen. Banyak jenis-jenis hutan tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Mulai dari Sabang sampai Merauke hampir semuanya memiliki karakteristik dan jenis-jenis hutan tersendiri. Oleh sebab itulah, Indonesia disebut paru-paru dunia. Dimana seluruh dunia bergantung pada hutan-hutan di Indonesia untuk menyuplai 60% oksigen dunia. Bicara tentang hutan, kira-kira apa saja jenis-jenis hutan yang ada di Indonesia? Bagaimanakah peta persebaran hutan di Indonesia? Berikut adalah pembahasan tentang jenis-jenis dan peta persebaran hutan di Indonesia selengkapnya.

Jenis dan Persebaran Hutan di Indonesia

1. Hutan Hujan Tropis

Persebaran Hutan Hujan Tropis di Indonesia

Persebaran Hutan Hujan Tropis di Indonesia. (novita-azizah.blogspot.co.id)

Hutan hujan tropis merupakan wilayah hutan paling besar di indonesia. Hutan hujan tropis juga teermasuk hutan dengan kekayaan hayati yang beragam. Mulai dari binatang jenis serangga sampai binatang besar ada. Tumbuhan di dalamnya juga begitu, mulai dari rumput-rumputan sampai pohon besar dan menjulang tinggi juga ada. Kekhasan hutan hujan tropis ini tidak dimiliki oleh jenis hutan lainnya.

Hutan yang hanya terdapat di wilayah beriklim tropis ini juga merupakan penghasil oksigen terbesar dunia. Rata-rata satu pohon dapat menghasilkan 1,2 kg oksigen perharinya. Sedangkan manusia membutuhkan 0,5 kg oksigen perharinya. Jadi setiap satu pohon yang ada di hutan hujan tropis dapat menghidupi 2 orang setiap harinya.

Berdasarkan peta persebaran hutan dii Indonesia, hutan hujan tropis dibagi menjadi tiga wilayah persebaran, yakni hutan hujan tropis wilayah barat, hutan hujan tropis wilayah timur dan hutan hujan tropis wilayah peralihan. Hutan hujan tropis wilayah barat tersebar dari Sumatera, Kalimantan sampai Jawa. Hutan hujan tropis wilayah timur tersebar di wilayah Papua dari timur sampai barat. Sedangkan hutan hujan tropis wilayah peralihan tersebar diantara Sulawesi dan Maluku.

Ciri-ciri hutan hujan tropis secara umum adalah jenis pohon yang tumbuh tergolong pohon rapat, tinggi dan berdaun lebat. Sedangkan tipe satwa-satwa yang ada di hutan hujan tropis bervariasi. Di wilayah barat banyak terdapat binatang-binatang besar, mulai dari gajah, harimau, jerapah dll. Sedangkan untuk wilayah timur banyak terdapat hewan-hewan kecil dan berbagai macam jenis burung. Nah, khusus wilayah peralihan, binatangnya unik-unik, sebagian besar adalah mamalia berbadan kecil. Hutan hujan tropis berada di wilayah 10° LU-10° LS dengan curah hujan tinggi.

2. Hutan Musim

Persebaran Hutan Musim di Indonesia

Persebaran Hutan Musim di Indonesia. (koranmuria.com)

Urutan persebaran hutan di Indonesia nomor dua ditempati oleh hutam musim. Dimana hutan musin adalah hutan yang memiliki satu jenis tanaman saja. Jenis tanaman tersebut ada yang memang alami tumbuh namun sebagian besar adalah buatan. Contoh yang paling mudah dijumpai adalah hutan jati, hutan pinus dan hutan sengon. Semua hutan buatan tersebut dibuat untuk tujuan komersil, tetapi tidak serta merta penebangan secara masif diperbolehkan.

Biasanya sistem yang digunakan adalah tebang pilih. Maksudnya hanya pohon yang sudah layak tebang saja yang akan ditebang. Sedangkan untuk pohon berukuran kecil dan belum layak tidak boleh ditebang. Selain itu, setelah penebangan selesai, harus dilakukan penanman bibit baru di sampingnya. Tujuannya agar ada regenerasi dan juga hutan tetap lestari. Karena hutan musim juga cuku banyak membantu dalam upaya reboisasi dan juga penghasil oksigen yang cukup banyak.

Jika dilihat dari pola persebaran hutan di Indonesia, hutan musim paling banyak terdapat di wilayah Jawa, mulai dari ujung timur sampai ujung barat. Beberapa dari sebagian kecil hutan musim juga terdapat di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Sedangkan untuk jenis tanaman hutan musim yang paling populer adalah jati, disusul sengon dan pinus. Sebagian besar hutan tersebut berada di pulau Jawa. Sedangkan di Sumatera dan Kalimantan sebagian besar adalah hutan musim dengan jenis tanaman pohon karet.

Ciri-ciri dari hutan musim yang paling umum adalah kerapatan vegetasinya. Pohon-pohon yang ada di hutan musim cenderung jarang dan berjarak. Sedangkan rata-rata tinggi tanaman mash dibawah hutan hujan tropis. Jenis binatang yang ada di hutan musim juga sedikit, kebanyakan adalah serangga, ular, beberapa burung dan juga mamalia pengerat. Letak dari hutan musiman sendiri tidak hanya ada di daerah dataran rendah saja, melainkan juga terdapat di wilayah dataran tinggi. Jadi hutan musiman adalah jenis hutan terbesar nomor dua setelah hutan hujan tropis.

3. Hutan Bakau

Persebaran Hutan Bakau di Indonesia

Persebaran Hutan Bakau di Indonesia. (saveupdata.com)

Hutan bakau adalah jenis hutan yang cukup banyak terdapat di Indonesia. Hutan ini umumnya dijumpai di daerah rawa atau tepi pantai. Hutan ini tumbuh dengan alur sejajar sepanjang garis pantai. Jenis tanaman yang tumbuh subur di sana hanyalah satu jenis, yakni tanaman mangrove/bakau. Sebab tanaman mangrove tergolong tanaman air yang mampu tumbuh dan beradaptasi baik di kawasan perairan, baik tawar, payau maupun asin.

Jenis dari hutan bakau sendiri ada dua, yakni hutan bakau alami dan hutan bakau buatan. Hutan bakau alami biasanya tumbuh tanpa campur tangan manusia. Sedangkan hutan bakau buatan memang sengaja dibuat oleh manusia. Fungsi dari hutan bakau sangatlah banyak, beberapa diantaranya adalah sebagai pemecah ombak, pencegah abrasi dan pelestari lingkungan. Sebab di hutan bakau sendiri banyak hidup jenis-jenis ikan berbagai macam ukuran. Selain itu beberapa spesies burung juga berdiam diri di sana.

Berdasarkan data persebaran hutan di Indonesia, hutan bakau banyak dijumpai di pantai utara Jawa, pantai timur Sumatera, Riau dan Kepulauan Riau. Sebagian besar dari hutan mangrove tersebut juga digunakan sebagai cagar alam dan juga taman nasional. Fokusnya lebih keada upaya pelestarian vegetasi pantai dan juga pelestarian satwa langka khususnya jenis burung-burung yang hidup di hutan bakau. Sedangkan hasil tanaman mangrove sebagian juga dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk diolah agar mempunyai nilai jual untuk membantu perekonomian keluarga.

4. Hutan Sabana

Persebaran Hutan Sabana di Indonesia

Persebaran Hutan Sabana di Indonesia, (ilmupengetahuanpks.blogspot.com)

Persebaran hutan di Indonesia yang memiliki luas persebaran paling kecil adalah hutan sabana. Hutan jenis ini memiliki kekayaan vegetasi yang minim, baik dari segi tanaman maupun satwa didalamnya. Sebagian besar dri hutan sabana ditumbuhi oleh rerumputan dari jenis ilalang dan semak. Sangat jarang ditemui adanya pohon berkayu diantara hamparan ilalang dan semak-semak. Sehingga hanya ada beberapa mamalia berukuran sedang dan beberapa burung saja yang ada di sana. Beberapa binatang tersebut adalah jenis binatang yang dapat beradaptasi dengan wilayah dan juga cadangan makanan yang ada di hutan sabana.

Khusus untuk hutan sabana, jika dilihat dari titik persebaran hutan di Indonesia sebagian besar ada di Nusa Tenggara Timur dan Barat, Pulau Madura dan sebagian kecil ada di Bali. Hutan sabana sendiri memiliki ciri yang sangat khas. Selain dari ilalang dan semaknya, wilayah ini juga memiliki curah hujan yang tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan daerah hutan hujan tropis. Suhu daratannya juga cukup tinggi dan kelembabannya rendah. Karena tidak memiliki banyak pohon berkayu dan berdaun lebat, cadangan air tanah sangat sedikit. Akibatnya sering terjadi masalah sulit air di kawasan hutan sabana.

Nah, itulah tadi beberapa jenis dan juga persebaran hutan di Indonesia. Baik dari yang memiliki wilayah persebaran luas samai yang sempit. Semoga dapat memberikan sedikit pengetahuan dan juga informasi tentang persebaran hutan di Indonesia. Satu pesan yang tidak boleh terlupa adalah dukunglah upaya pelestarian hutan di lingkungan sekitarmu. Tanam dan rawatlah pohon seperti merawat keluargamu. Karena sadar atau tidak, setiap oksigen yang kita hirup berasal dari pohon yang kita tanam.