Cara Budidaya Lada Perdu dari Awal Sampai Panen


budidaya lada perdu bisa jad peluang usaha yang menjanjikan. Sebab kebutuhan akan bumbu masakan berupa lada setiap tahunnya meningkat. Tentu merupakan kabar baik bagi peluang usaha skala menengah di sektor pertanian/perkebunan.

Khusus untuk lada perdu, berbeda dengan lada panjat. Lada perdu berbentuk semak dan tumbuh dekat dengan tanah. Sehingga pengambilan biji lada erdu dan perawatannya juga sangat mudah sekali. Rasanya tak kalah dengan lada panjat, bahkan ada yang bilang sedikit lebih kuat.

Jadi banyak pengepul yang sengaja mencari lada perdu untuk dijual kembali pada konsumen. Nah, sangat potensial sekali bukan? Baiklah, tidak usah berlama-lama, berikut adalah cara budidaya lada perdu selengkapnya.

Budidaya Lada Perdu dari Awal Hingga Panen

1. Persiapan Lahan Budidaya Lada Perdu

Pada dasarnya untuk menanam lada perdu tidak dibutuhkan lahan yang berkriteria tertentu. Hampir semua jenis tanah dapat ditanami lada perdu dengan baik. Namun akan maksimal jika ditanam di lahan subur dengan kandungan humus sedalam 1-2,5 m pada daerah ketiggian 300-1.100 mdpl.

  • Pertama-tama olah tanah dengan cara di cangkul atau dibajak agar tanah gembur.
  • Kemudian taburkan pupuk kandang dan kompos, lalu diamkan selama 2-3 minggu.
  • Setelah itu buatlah guludan/gundukan tanah setinggi 0,5 m memanjang sepanjang lahan.
  • Beri jarak antar guludan 1,5-2 m untuk parit pengairan.
  • Sesuaikan jumlah guludan dengan luas lahan tanam. Normalnya, 1 hektar lahan bisa ditanami 4500 bibit dengan jarak tanam 2 m.
  • Bila ditanam di polybag, lahan 100 m persegi bisa ditaruh 750 polybag.
  • Lada perdu per pohonnya dapat menghasilkan 200 g biji lada pada umur 2 tahun, dan 500 g biji lada pada umur 5 tahun.

2. Bibit dan Penanaman Lada Perdu

Pemilihan bibit lada perdu yang unggul akan menghasilkan tanaman yang unggul pula. Sehingga sebelum memutuskan untuk mencari dan membeli bibit, perhatikan beberapa kriteria bibit unggulberikut.

  • Bibit berasal dari pohon induk yang sehat dan tidak berhama dan penyakit.
  • Cari yang berasal dari pohon induk yang berumur 10 bulan – 3 tahun.
  • Bibit masih murni, atau bukan persilangan/turunan.
  • Usahakan membeli dari kebun bibit terpercaya dan berkualitas.

Selanjutnya setelah bibit didapatkan, sortir kembali bibit untuk kedua kalinya. Siapa tahu ada beberapa yang dalam kondisi rusak atau mati. Setelah semua bibit lada perdu sudah terpilih, barulah bibit siap di tanam di lahan budidaya.

  • Buatlah lubang pada guludan sedalam 50 cm dengan lebar 40 cm. Beri jarak antar lubang sekitar 2 m.
  • Kemudian taburkan pupuk kandang dan kompos pada lubang tanam, lalu biarkan selama 10-15 hari.
  • Masukkan sedikit tanah dalam lubang, aduk dengan pupuk sampai rata. Baru masukkan bibit ke dalamnya dan tutup dengan tanah.
  • Padatkan dengan tekanan sedang pada area sekitar batang bagian bawah.
  • Siram dengan air supaya basah dan akar segera mendapatkan air segar.
  • Supaya rasio tumbuh bibit besar, sebaiknya tanam saat musim penghujan.

3. Pemeliharaan dan Perawatan Lada Perdu

Untuk pemeliharaan tanaman lada perdu tergolong sangat mudah. Hampir bisa dipastikan tidak menyita waktu dan juga tenaga secara berlebihan. Sebab lada perdu merupakan tanaman semacam semak, jadi meski pun dibiarkan akan tetap tumbuh dan berbuah. Tetapi agar hasilnya maksimal, sebaiknya lakukan hal berikut.

  • Lakukan penyiangan pada tanaman lada perdu secara berkala, yakni setiap 2-3 bulan sekali.
  • Lakukan juga pemangkasan batang, dahan dan ranting yang tua, tidak produktif, atau yang terserang hama dan penyakit.
  • Lakukan pemupukan makro setelah tanaman berumur 3-4 bulan dengan komposisi Urea : SP36 : KCl = 7 : 3 : 4. Bulan 4-5 Urea : SP36 : KCl = 7 : 4 : 5. Bulan 5-6 Urea : SP36 : KCl = 7 : 5 : 6. Bulan 6-17 Urea : SP36 : KCl = 7 : 6 : 7
  • Beri pupuk POC (Pupuk Organik Cair) dengan takaran 4-5 tutup per tangki semprot. Lakukan setiap sebulan sekali diantara pemupukan makro.
  • Lakukan pengairan pada musim kemarau jika panas sangat terik dan tanaman kekeringan. Sebaliknya, buatkan bedahan pada lahan supaya air tidak menggenang.
  • Berikan mulsa dan anjang jika memang diperlukan saja.

Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah hama dan penyakit pada lada perdu. Jadi meski jarang disiangi, pengontrolan tanaman sebaiknya dilakukan setiap hari. Sehingga apabila terdapat indikasi tanaman lada perdu terserang hama dan penyakit bisa segera ditanggulangi agar tidak menyebabkan gagal panen.

  • Cek pada bagian batang lada perdu, bila ada hama pegerek segera bunuh hama dan potong batang yang terserang hama. Bila jumlahnya banyak segera gunakan pestisida untuk hama pengerek batang.
  • Hama lainnya biasanya juga menyerang buah yang muda, sehingga berakibat pada gagal matang dan berbiji. Cara cepat mengatasinya dengan pestisida dan juga pungkas pangkal tandan buahnya.
  • Hama yang paling sering menyerang adalah hama bunga. Dimana bunga akan dijadikan tempat bertelur dan sumber makanan bagi limfa dan larva. Sehingga sebaiknya gunakan pestisida dan buang bunga yang terserang hama tersebut.
  • Untuk penyakit pada lada perdu biasanya berasal dari batang busuk dan daun kuning. Keduanya berasal dari faktor pengolahan lahan yang tidak baik. Jadi sebaiknya sebelum tanam dan sesudah panen ganti harus dilakukan pemupukan, penetralan pH, dan juga pemberian vitamin tanah.
  • Sebisa mungkin gunakan semua bahan, baik pupuk, pestisida, maupun vitamin yang alami. Bila dirasa perlu baru gunakan yang kimia.

4. Pemanenan Lada Perdu

Seperti yang sudah diharapkan, segala upaya sudah dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Sekarang waktunya melakukan pemanenan ada lada perdu. Perlu diingat, bahwa pemanenan juga membutuhkan waktu, cara dan juga pengambilan hasil yang periodik. Sehingga tidak bisa dilakukan pemanenan setiap hari.

  • Bunga di tahun pertama dibuang/tidak dibuahkan agar tanaman rimbun dan kokoh dulu. Setelah itu tahun kedua bunga dibuahkan dan daat di panen selang 9 bulan ke atas, jadi masuk tahun ke-3 nya, lada perdu baru bisa di panen.
  • Pemanenan dapat dilakukan rutin setiap semingu sekali.
  • Cirinya adalah tangkai sedikit menguning dengan buah masak berwarna kuning atau merah. Itu tandanya lada siap dipanen dan dijual kepada pengepul.
  • Lakukan pemanenan dengan cara memetik pangkal tangkai buah yang berada pada tepi batang sehingga semua bagian buah lada terambil.
  • setelah terkumpul, pipil dan pisahkan buah lada dari tangkainya lalu masukkan dalam karung. Rendam selama 1 minggu, angkat dan buang kulit buahnya. Pisahkan bijinya dan jemur sampai kering baru bisa dijual
  • Biji lada perdu yang sudah di panen bisa dijual sebagai lada hitam atau lada putih.
  • Sebagai catatan, pemanenan setiap musim kemarau akan sangat membantu pada proses pengeringan.

90 thoughts on “Cara Budidaya Lada Perdu dari Awal Sampai Panen”

  1. Bisa tolong dijelaskan itu bagaimana 100m2 bisa menempatkan 750 pohon ? klo dengan jarak 1.5m saja bukannya cuma 36an pohon ya?

    Reply
    • Baiklah, begini:
      1. Menanam lada perdu dengan metode tanam di lahan harus diberi jarak cukup (yakni 1,5-2m) agar perkembangan akarnya maksimal. Sedangkan pada polybag, akar tentunya hanya dapat menjalar di dalam polybag. Maka jarak antar polybag tidak perlu terlalu jauh. Normalnya, jarak antar polybag bisa 10-15 cm saja.

      2. Lada perdu yang ditanam di lahan terbuka umumnya dapat menjalar tinggi dan daunnya berimbun. Sehingga lada perdu yang ditanam di lahan terbuka harus diberi jarak dan area tumbuh yang cukup. Sedangkan lada perdu yang ditanam dalam polybag umumnya berdaun tidak terlalu rimbun dan tidak menjalar tinggi, karena tidak perlu area tumbuh yang luas dan juga jarak antar tanaman yang lebar. Jadi cukup dengan jarak sedikit saja, lada perdu polybag bisa tumbuh maksimal.

      3. Karena perbedaan metode antara keduanya, maka jelas hasil panennya juga berbeda. Lada perdu yang ditanam di lahan terbuka bisa menghasilkan sampai 1,5-2 kali yang ada di polybag dengan jarak tanam sama (misalkan dibuat sama 1,5 atau 2m). Jadi untuk menyiasati perbedaan hasil panen, maka untuk lahan sempit sebaiknya diterapkan metode polybag yang memiliki jarak tanam tidak terlalu lebar. Sehingga jumlah tanaman yang banyak, bisa menutup hasil panen per pohon yang relatif lebih sedikit dari yang ditanam di lahan terbuka?

      Kira-kira begitu, mungkin ada yang ingin ditanyakan lagi?

      Reply
    • Apakah tanaman lada perdu bisa ditanam di areal lahan terbuka yang luas.bukan sebagai tanaman sela.

      Reply
  2. Maaf pak.. mau nanya,apakah merica perdu panenya musiman apa panenya terus menerus?
    Trus apakah ketika usia 1 tahun udah bisa di biarkan masak buahnya untuk di panen?? Klo nunggu 2 tahun kan lama pak..

    Reply
    • Pada masa setelah menginjak tahun pertama (13 bulan lebih), lada perdu sebenarnya mulai berbunga dan berbuah. Namun sebaiknya tidak dibuahkan (dipangkas bagian bunganya) supaya pohon kokoh dan rimbun.

      Setelah tahun kedua baru bunganya dibuahkan supaya hasil ladanya maksimal karena daunnya yang lebih rimbun. Setelah tahun kedua (umur di atas 24 bulan) sudah bisa dipanen.

      Namun bila ingin lebih maksimal, beri jeda selama 9 bulan lagi, jadi lada kualitas unggul baru bisa dinikmati setelah usia lada perdu sekitar 33 bulan sejak penanaman. Setelah usia 33 bulan itu, lada perdu dapat dipanen seminggu sekali sepanjang musim.

      Tetapi yang lebih efektif adalah pemanenan di musim kemarau. Karena hasil lada jauh lebih banyak & bagus (karena bungan tidak gugur kena hujan, jadi pembuahan maksimal) serta proses pengeringan dapat maksimal.

      Reply
    • Cara pembibitan lada perdu bisa dilakukan dengan dua jalan. 1) Stek bertapak, yakni stek yang diambil dari batang primer. 2) Stek cabang buah, yakni stek yang diambil dari batang sekunder dekat dengan percabangan buah.

      Bibitnya tentu saja dari tanaman lada perdu. Jadi kalau bibitnya lada panjat, tetap saja nanti akan tumbuh memanjat (ke atas), sebab sulurnya sulur panjat. Kalau lada perdu sulurnya sulur erdu, jadi tumbuhnya merimbum (ke samping).

      Reply
  3. Umur lada perdu bisa mencapai brp tahun tumbuh nya…dan apa ada musim2 tertentu untuk panen besar nya…

    Reply
    • Lada perdu akan mengalami peningkatan hasil panen di usia 2-5 tahun. Kemudian setelah itu akan menjadi stagnan (stabil) diusia 6-10 tahun. Sedangkan diusia 10+ biasanya mulai ada sedikit penurunan, namun lada perdu tetap mampu menghasilkan.

      Jadi bisa dibilang lada perdu memiliki masa tanam yang panjang. Jika ingin hasil yang memuaskan, lada perdu dapat diperbarui paling cepat setiap sepuluh tahun sekali atau sesuaikan dengan kebutuhan, jadi bila dirasa belum butuh, bisa diteruskan 10 tahun lebih.

      Kalau untuk panen raya, umumnya terjadi pada musim kemarau. Karena di musim kemarau, bakal bunga dan bakal buah lada perdu banyak yang jadi, sehingga hasil panen jauh meningkat dibanding musim penghujan. Selain itu, lada yang dihasilkan juga bagus dan mempunyai kualitas super, sebab di musim kemarau, proses pengeringannya bisa optimal.

      Reply
    • Mohon maaf, untuk sekarang ini kami belum bisa melayani pemesanan atau pun pembelian bibit. Mungkin dalam beberapa bulan atau di awal tahun yang mendatang kami baru bisa melayaninya. Apabila sudah waktunya, akan kami kabari melalui email bapak.

      Reply
  4. Mau tanya pak ,,, kalo media tanam dengan polibag apakah umurnya bisa sampai 10tahun dan apakah harus dengan polibag kecil atau yang besar

    Reply
    • Sebenarnya sama saja, baik di polybag maupun di lahan terbuka boleh dan bisa mencapai 10 tahun. Hanya saja faktor kesuburan tanah harus selalu diperhatikan. Khususnya untuk yang ditanam di polybag. Karena kadar tanah dalam polybag tentu saja butuh ekstra perawatan. Berbeda dengan tanah di lahan terbuka yang kaya akan mineral aktif dari proses penguraian jasad renik dan juga organisme alami tanah terbuka.

      Hal yang penting dari pertumbuhan tumbuhan adalah perkembangan akar yang cukup. Agar hal tersebut terpenuhi, maka sebaiknya gunakan polybag yang berukuran besar. Jadi nantinya perkembangan tanaman bisa mencapai kriteria ideal, sehingga hasil panennya juga ideal.

      Reply
  5. admin, mau nanya…. pembibitan lada perdu dari stek sulur cabang/buah kira-kira perapa lama hingga bisa ditanam di lapangan?
    saya mau penelitian tentang stek sulur cabang lada, kira-kira 3 bulan sudah muncul daun belum yak >_<?

    Reply
    • Umumnya untuk umur sekian itu sudah muncul daun mudanya. Kalau untuk stek cabang buah relatif lebih cepat.

      Reply
  6. Saya akan memulai tanam perdu tp tanah belum digemburkan dan bibit akan masuk 7 hari lagi,.agar hasil maksimal bagaimana proses selanjutnya ya,.mohon pencerahannya ya admin..thanks

    Reply
    • Cara penanaman sampai panen sudah dipaparkan di atas. Cara tersebut sangat sederhana dan merupakan proses yang mudah. Karena pada dasarnya tidak ada perlakuan khusus yang rumit untuk menanam lada perdu.

      Reply
  7. pak , saya semai benih lada , entah itu perdu/panjat, kira2 berapa lama saya biarkan tutup plastiknya, dan kapan saya mulai beri cahaya matahari. soalnya kok serasa lamaa yah, sudah 4 hari lebih belum muncul apa2,

    Reply
    • Ada 3 kemungkinan:

      1. Benih belum cukup umur atau berasal dari benih muda.
      2. Benih cukup umur, tetapi benih tidak tumbuh. Hal ini wajar terjadi pada semua tanaman.
      3. Benih tidak disemai dengan baik, sehingga tidak bisa tumbuh dengan baik, bahkan tidak tumbuh sama sekali.

      Reply
  8. Mau tanya saya punya bibit lada perdu tapi kok kalau terkena sinar matahari langsung daunya jadi kering seperti terbakar, minta solusinya soalnya rencana mau di tanam di lahan

    Reply
    • Cara peletakan bibit lada perdu yang baik dan benar, kurang lebih seperti yang ada di gambar artikel ini. Bibit disemaikan di dalam kurung plastik bening. Tujuannya agar sinar matahari tidak terlalu terik, udara disekitar bibit tidak terlalu kering dan penguapan sedikit. Sehingga terjaga kondisinya, jadi bibit bisa tumbuh baik dan tidak mudah layu daunnya.

      Selain itu, setiap hari harus diperhatikan kondisinya. Apakah terserang hama atau penyakit tidak. Bila terserang hama atau penyakit, maka kemungkinan besar pembibitan akan gagal. Ciri-ciri yang paling terlihat adalah matinya bibit secara luas dan banyak dalam waktu dekat. ada yang dengan ciri daun seperti terbakar, batang bawah patah/terkerat, atau daun berlubang, dll.

      Jika sudah seperti itu, maka segera pisahkan yang masih bisa diselamatkan ke tempat lain yang terkontrol linkungannya, bersih, dan juga jauh dari potensi hama dan penyakit. Hama umumnya berasal dari serangga, ngangat dan ulat. Sedangkan penyakit mayoritas berasal dari tanah media pembibitan dan lingkungan pembibitan yang tidak baik.

      Selanjutnya jangan lupa melakukan penyiraman secara berkala, pagi dan sore hari. Perlakuan ini dilakukan sampai bibit siap pindah ke media tanam yang lebih besar. Khusus untuk cuaca terik, bisa dilakukan penyiraman tambahan di siang hari. Supaya kondisi tanaman tidak dehidrasi dan tidak menjadi layu.

      Reply
    • Ah, tidak juga. Menanam dan merawat lada perdu itu sama saja seperti menanam dan merawat tanaman lainnya. Kalau sudah sering bercocok tanam tanaman yang sama berulang-ulang, pasti sudah hafal dan tahu banyak tentang tanaman tersebut. Tapi pengalaman yang sudah ada baiknya selalu dikembangkan lewat pelatihan, penyuluhan, diskusi atau membaca referensi di internet. Supaya ilmu kita bertambah dan hasil tanam bisa maksimal.

      Reply
    • Sebenarnya penjelasan ini sudah ada di poi awal; “Normalnya, 1 hektar lahan bisa ditanami 4500 bibit dengan jarak tanam 2 m.”

      Reply
  9. boleh saya tanya pak kira2 butuh dana berapa yah klo mau budidaya lada dngn luas tanah 250m2 saya sangat minat dngan metode yang bapak trimakasih mohon penjelasannya

    Reply
    • Kalau untuk hari-hari ini saya belum hitung-hitungan secara pastinya. Kalau ukuran segitu, saya kira masih sekitar 3 juta an, dari pembelian bibit dan biaya perawatan.

      Reply
    • Setahu saya, kalau murni khusus untuk merica atau lada belum ada. Jadi kalau ada serangan hama ya kita cari pestisida umum (biasanya untuk berbagai jenis tanaman) yang bisa mengatasi hama tersebut. selanjutnya kita pakai aturan yang tertera disana. Atau bila ragu, bisa ditanyakan pada komunitas atau petani lada disekitar bapak. Biasanya masing-masing petani akan merekomendasikan merek tertentu untuk dicoba dan sudah terbukti hasilnya bagus.

      Reply
    • Mohon maaf, kalau sekarang ini masih belum bisa membuka konsultasi dikarenakan kegiatan yang cukup padat. Mohon do’anya supaya kedepan bisa dalam jangka dekat ini segera bisa membuka konsultasi. Nanti kalau sudah bisa akan diinfokan melalui email bapak.

      Reply
  10. Kepada Admin yg terhormat,

    Terimakasih buat makalah nya.

    Ijin meninggal jejak. Mohon info kalo sudah bisa pesen bibit Lada perdu unggul nya.

    Reply
  11. Pak mau tanya saya tertarik untuk menanam merica..yang saya mau tanyakan lahan saya susah untuk masalah pengairan karena jauh dari sumber air..saat musim kemarau. Itu gimana pak solusinya..

    Reply
    • Kalau lada perdunya di tanam di polybag, bisa dengan disiram. Kalau di lahan terbuka, bisa dengan mobil tangki atau air angkut. Jadi air dibawa dari sumber air ke ladang kita. Biasanya kalau mobil tangki susah dicari, pakai saja drum lalu diangkut ke ladang.

      Tapi sejauh yang saya tahu, kalau lada perdu kebutuhan airnya tergolong sedang. Jadi tidak perlu diairi tiap hari. Pengairan dilakukan jika tanaman sudah terlihat perlu diairi saja. Kalau mau rutin baiknya 14 hari sekali sudah bagus.

      Reply
    • Mohon maaf, untuk sosmed kami jarang pakai. Jadi seandainya ada pertanyaan, sementara bisa melalui kolom komen di blog ini saja. Terimakasih.

      Reply
  12. Pak saya, punya bibit mrica rambat masih di polibek, tiap kali di tanam dilahan kok pada mati, trus kena air hujan juga mati…apa penyebabnya pak.dan solusinya gimana biar bibit du tanam / dipindah dilahan gak mati.trimakasih

    Reply
    • Kalau masih tahap pembibitan dan pindah pertama (dari polibag kecil ke polibag besar) sebaiknya jangan ditaruh di area terbuka dulu. Hindari panas matahari dan air hujan langsung. Tempatkan pada kurung plastik transparan seperti di gambar di atas. Setelah usia menginjak 3-4 bulan keatas, baru bisa dipindah ke lahan terbuka dibawah sinar matahari atau hujan langsung. Jangan lupa selalu kontrol tanaman. Hindarkan tanaman dari hama dan juga penyakit.

      Reply
  13. Saya salah satu peminat untuk membudidaya lada..Sya masih pemula dan bermula dari nol..Saat ini saya mencoba menanam bibit lada perdu 20 di polibag sudah berumur 3 hari…Mohon masukan dari bapak langkah apa yg harus saya lakukan selanjutnya..

    Reply
    • Hindarkan bibit dari air hujan dan panas matahari secara langsung. Siram bibit seperlunya saja, jangan diberi air berlebihan. Tunggu sampai perkembangannya bagus, kira-kira umur satu sampai dua bulan bisa mulai ditempatkan di tempat terbuka.

      Reply
  14. Terima kasih atas infonya sangat bermanfaat bagi masyarakat, pa saya mau nanya saya sudah dapat membuat bibi8t melalui stek, namun setelah ditanam ada yang rimbun dan tidak sedikit yang menjalar, nah yang menjalar ini harus diperlakukan bagaimana, dan apakah stek yang menjalar bisa dijadikan benih stek, kemudian kalau menanam dilapangan bagaimana kalau menanam dengan cara dilubang, tidak membuat gundukan, terima kasih atas penjelasannya

    Reply
    • Coba yang menjalar di stek lagi, kalau hasilnya menjalar, berarti itu sudah genetik tanamannya, tidak bisa diubah lagi.
      Dilubang bisa, tapi menurut pegalaman, akarnya kurang bagus pertumbuhannya. Rasa-rasanya pola gundukan masih yang paling baik.

      Reply
  15. Admin mohon Pencerahan apa lada perdu cocok di tanam di wilayah bersuhu dingin di kisaran 15-27 derajat apa bisa berbuah?

    Reply
  16. pak saya mau nanya, saya baru belajar bertani, saya tanam pohon cengkeh jarak 7×7 m , di tengah cengkeh saya tanami lada perdu 2×2 m , di tengah lada saya tanami cabai , mohon penjelasan,

    Reply
    • Kalau cengkehnya belum rimbun tidak masalah, tapi kalau sudah rimbun, sebaiknya dipindah. karena tanaman seperti lada perdu perlu banyak sinar matahari. Tapi kalau cabai masih bisa, meskipun hasilnya tidak maksimal.

      Reply
  17. salam sejahtera pak,saya dari malaysia.adakah kebun bapak boleh dilawat oleh saya jika tak keberatan.saya ingin belajar tentang lada perdu dari bapak.maaf ya

    Reply
    • Kalau nak belajar, coba cari pertanian lada perdu dekat tempat tinggal awak je dulu. Atau kalau tak de, coba cari di malaysia je. Pasti ade yang bertanam lada perdu di sana.

      Reply
    • Ketika ada tanda-tanda hama mulai menyerang. Tanda-tanda tersebut berbeda-beda, tergantung jenis hamanya. Ada baiknya setiap hari dikontrol, khususnya pada pagi dan sore hari. Supaya kita segera tahu kalau ada tanda-tanda hama mulai menyerang, sehingga dapat ditangani secara tepat dan cepat.

      Reply
  18. pak saya mau tanya tentang panen lada perdu, biasanya lada perdu umur 3 tahun itu dapat berapa ons sekali petik perpohon ? jadi kalu setahun rata 2 dapat berapa kilo perpohon ? terimakasih

    Reply
    • Tidak bisa dipastikan secara pasti. sebab hasil panen sangat bergantung pada kualitas tanaman, intensitas serangan hama, dan juga cuaca/musim. Bahkan terkadang panen sebelumnya, sekarang, dan yang akan datang bisa sangat berbeda.Jadi kalau setelah beberapa tahun panen cenderung menurun, apalagi hasil panen tidak mampu menutup biaya perawatan, sebaiknya lada perdu diganti dengan yang baru supaya lebih produktif.

      Reply
  19. pak saya mau bertanya
    saya bru mulai tanama lada perdu skrg sudah berumur 6 bulan tapi pertumbuhan nya kurang bagus bahkan cederung kerdil dan tidak rimbun
    untuk persiapan lahan nya saya bikin lubang 60 x60 x 60 dgn carak lubang 2,5m x2,5m
    stelah itu saya masukan pupuk kandang tanah tipis pukuk kandang lagi begitu seterus nya sampai lubang terisi sepenuh nya
    stelah 1 bulan bru bibit lada saya tanam
    1 bulan kenaren buah dan kembang buah sudah saya buang tanah yang di sektar batang sudah saya naikan dan saya tambah kan pupuk kandang
    penyiraman juga tetep saya lakukan kalo cuca terlalu panas
    yang mau saya tanayakn
    untuk komposisi pupuk yang tertera d atas itu untuk perbatang atau perhektar
    untuk waktu pemupukan sebaik nya pagi hari atau sore hari mohon pencerahan nya pak
    terimakasih sebelum nya

    Reply
    • Per hektar lahan. Tapi bisa juga disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tanaman. Kalau memang sekiranya perlu lebih, bisa ditambahkan beberaa persen lagi.
      Sedangkan untuk waktu pemuukan yang otimal adalah di pagi hari sambil disiangi. Kalau untuk enyiraman bisa dilakukan di sore hari. Khusus untuk cuaca anas yang ekstrem, penyiraman bisa dilakukan lebih awal yakni disiang hari selepas pukul 12.

      Reply
  20. Tanaman merica perdu apa perlu pelindung pepohonan baik ditanam di polybag ato dilahan tks pak

    Reply
    • Justru kalau ditanam dekat pepohonan yang rindag kurang bagus, baik itu media polybag atau lahan terbuka. Usahakan tanaman langsung terkena sinar matahari dengan intensitas yang maksimal. Sehingga proses perimbunan bisa maksimal.

      Sedangkan baik mana lada perdu yang ditanam di polybag dengan di lahan terbuka? Berdasarkan pengalaman, lada perdu yang ditanam di lahan terbuka memberikan hasil panen yang sedikit lebih banyak daripada di polybag. Biaya tanam dan modal awalnya juga sedikit karena tidak ada anggaran untuk membeli lastik polybag. Namun disisi lain, untuk lahan terbuka butuh luas lahan yang tidak sedikit.

      Reply
  21. maaf pak jika tanaman lada magalami busuk pada batang dan juga akar pengendalian seperti apa yg haryus di lakukan?

    Reply
    • Bekas busuknya ada semacam hama atau bercak tidak? Kalau tidak, biasanya karena terlalu banyak air. Akibatnya batang dan akar mengalami busuk.

      Reply
  22. bagaimana hasil buahnya mana yang banyak yang ladanya ditanam cara terbuka atau yang guna tiang

    Reply
    • Hasilnya sedikit lebih banyak yang ditanam di lahan terbuka. Semakin banyak jumlah tanaman, makin banyak selisihnya.

      Reply
    • Untuk lada perdu yang sudah siap pindah ke lahan terbuka sangat butuh sinar matahari penuh. Supaya lada perdu dapat menghasilkan buah yang banyak dan hasil yang maksimal.

      Reply
  23. Ass,,pak saya pemula menanam lada perdu ,,,,,,kiranya kalau di kasih pupuk kandang ayam pejantan secara langsung apa dari kandang apakah ada jarak dari tanam lada ataukah di dekatkan ke pohonnya?matur nuwun

    Reply
    • Kalau masih baru, masih basah sebaiknya ada jarak 5-10 cm dari pangkal batang lada perdu. Kalau sudah kering tidak masalah kalau didekatkan ke pangkal batang. Paling bagus kalau dipupukkan ke tanaman selepas disiangi/dibersihkan dari rumput atau gulma.

      Reply
    • Bisa, asalkan tanaman dirawat dengan baik dan dipelihara secara optimal. Baik dari segi pengolahan lahan, pemupukan, penyiangan, pengairan, serta perawatan rutin. Sehingga proses pembentukan buah dapat memberikan hasil yang memuaskan. Tidak hanya berbuah tiap minggu saja, tetapi berbuah dengan jumlah yang stabil tiap minggu dan menghasilkan buah yang berkualitas.

      Reply
  24. Kok saya jd bimbang.. menurut yg jual bibit sama kami di ajarkan media tanam lada perdu perlu tumbuhan tinggi disekitar agar matahari tidak menaungi terus2an atau setidaknya ada pelindung di beberapa jam.. dan tidak perlu tambahan pupuk kimia cukup pupuk kandang saja .. selebih nya sama.. mohon penjelasan pak.. kami sudah menanam selama 11 bulan dan selalu melakukan penyiangan bibit buah blum memelihara bibit buah .. media tanam di tanah dan ada tanaman tinggi pelindung seperti durian manggis pisang… bagaimana menurut bapak???

    Reply
    • Kalau disekitar ohon rindang masih bagus. Kalau dibawah pohon lebat dan tidak terkena sinar matahari itu tidak bagus. Sehingga baiknya pepohonan itu ada disekitar tanaman lada perdu, bukan dibawah pohon besar ditanami lada perdu. Tujuan adanya tanaman disekitar kebun lada perdu supaya mengatur sirkulasi udara dan mengatur suhu lingkungan. Jika suhu lingkungan tinggi, maka penguapan juga tinggi. Akibatnya jika telat mengontrol pengairan, lada bisa mudah layu dan kering. Jadi kalau tidak ada pepohonan disekitar lahan lada perdu, sebaiknya lakukan pengontrolan air yang ketat. Apalagi saat musim kemarau dan waktu berbuah datang.

      Reply
  25. Saya mau melaksanakan penelitian, menggunakan sulur buah (lada perdu). Jadi saya mau nanya, biasanya kalau perbanyakan vegetativ stek lada lebih baik menggunakan penyungkupan yang bgaimana? Sungkup satu persatu atau sungkup keseluruhan gitu?
    Kemudian kan harus menggunakan paranet, itu paranet pembibitan berapa % yang baik?
    Mohon penjelasannya pak

    Reply
    • Stek bisa dilakukan secara bersamaan, tergantung kebutuhan perbanyakan. Kalau untuk perbanyakan bibit lada produktif, satu pohon lada sebaiknya diambil 3-5 sulur yang paling bagus. Sisanya biarkan berkembang untuk perambatan.
      Kalau untuk prosentase bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Tetapi dengan perawatan dan penanganan yang baik, 70-75% mungkin bisa tercapai. Sangat jarang yang bisa sampai diatas itu. Mengingat banyaknya faktor yang mempengaruhi hal tersebut.

      Reply
  26. untuk lahan sempit apakah efektif dengan menanam lada panjat polybag pak ?
    untuk menanam lada panjat di lahan terbuka, untuk satu tonggak/tiang baiknya berapa tanaman pak ?
    mohon penjelasannya, sebelumnya terima kasih

    Reply
    • Tentu saja akan sangat efektif menggunakan polybag kalau untuk lahan yang sempit dengan luas terbatas.
      Satu tiang maksimal dua pohon kalau diatas itu produksi biji lada kurang maksimal.

      Reply
  27. Assalamualaikum klip.
    Bisakah menanam tanaman lada di gundukan semacam bukit ketinggian 40 m dengan kemiringan sekitar 40 derajat?
    Dan apakah lada bisa tahan kondisi kering daerah bukit ?

    Reply
    • Kalau untuk bukit yang gersang, tidak ada pepohonan sama sekali cenderung sulit. Kalau masih ada tanaman pohon-pohon disekitarnya bisa. Selain itu, kalau dibukit mungkin akan sulit dalam hal pengairan. Kalau pengairan terjamin maka bisa saja menanam lada di bukit.

      Reply
  28. Media lada yang baik itu yang bagaimana ya ?
    Saya punya media dengan campuran tanah, kotoran kambing, kapur, daun kering perbandingan 2:1:1:0.5:1 bisa dipakai media merica tidak ya ?
    Trimakasih

    Reply
    • Sebenarnya bisa saja, tetapi tergantung pengolahannya. Kotoran kambing dan daun sebaiknya diolah terlebih dahulu, bisa dengan dikomposkan. Sedangkan untuk kapur prosentasenya terlalu banyak, sebaiknya sesuaikan dengan pH tanah. Kalau memang tanah sudah bagus tidak perlu tambahan kapur. Sedangkan untuk tanah yang kurang bagus kapur maksimal 1/8 atau 1/4 perbandingannya dengan jumlah tanah.

      Reply
    • Mungkin bisa, tetapi harus melalui penanganan tanah khusus sebelum tanam. Namun itu pun tetap tidak menjamin hasil panennya akan maksimal.

      Reply
  29. Asskum..selamt pagi pk admin.. Super sekali sharing ilmu serta pengalaman yg bpk berikan, saya ingin menanyakan jika tanam 2300 bibit lada.. berapa estimasi modal awal,dari pembelian bibit,perawatan,sampai masa panen di thun ke dua.. dan bagus kah jika tumpang sari dengan tanaman kelapa sawit.. dlam konsep memperkerjakan seseorang dlm hal bercocok tanam LADA.. di tunggu balasan salam hangat Erwan

    Reply
    • Kalau masalah biaya sangat tergantung banyak faktor, misalkan biaya bibit, pupuk, pengairan, pengolahan lahan, pekerja, dll. Tentu saja masing-masing daerah berbeda. Saran saya, coba survei dulu harga-harga disekitar daerah anda. Lalu hitung manual dan tambahkan biaya lain-lain. Baru bisa ketahuan biaya kasarnya berapa.

      Reply
  30. assalamualaikum, pak.. saya ingin menanyakan terkait pemupukan urea:Sp36 dan KCl,
    1. mohon pencerahan terkait literasi dosis pupuk lada pada saat umur 3 sd 5 bulan, dikarenakan saya sedang penelitian terkait dosis pupuknya pak, sementara saya sudah mencari dari berbagai sumber literasi belum menemukan yang detil seperti yang bapak sampaikan,
    2. Terima kasih sdh sangat membantu tulisannya pak

    Reply
    • Untuk pemupukan tidak bisa diukur secara mentah/kasar. Perlu kajian mendalam. Khususnya terkait dengan kadar/unsur hara dalam tanah, tingkat kelembapan tanah, pH tanah serta pengolahan lahan pra dan pasca tanam lada. Memang kalau penelitian baiknya ambil 5 sampel ladang. Amati dan pantau terus dari awal. Baru bisa didapatkan beberapa hasil amatan berdasarkan faktor-faktor tersebut. Nantinya hasilnya akan jauh lebih akurat.

      Reply

Leave a Comment