Jenis-jenis Mikroskop Beserta Gambar dan Kegunaannya


Jenis-jenis mikroskop sebenarnya ada banyak sekali. Beberapa diantaranya digunakan untuk percobaan sederhana, penelitian dan juga keperluan medis. Semuanya menggunakan jenis mikroskop yang berbeda-beda. Meski begitu banyak yang belum tahu bentuk dari jenis-jenis mikroskop tersebut. Mungkin jika sudah tahu biasanya hanya sekedar tahu namanya saja belum sampai tahu kegunaannya. Nah, jika kamu sedang mencari tahu dan penasaran dengan jenis-jenis mikroskop tersebut, berikut adalah daftar jenis-jenis mikroskop selengkapnya.

Jenis-jenis Mikroskop Lengkap dengan Gambar dan Kegunaannya

1. Jenis-jenis Mikroskop Berdasarkan Jumlah Lensanya

Mikroskop pada dasarnya menggunakan sistem kerja optik. Dimana benda yang ukurannya mikro (sangat kecil) tidak bisa dilihat dengan mata secara langsung. Maka digunakanlah lensa untuk memperbesar penampakan objek. Berdasarkan penggunaan lensanya, mikroskop dibagi menjadi dua.

A. Mikroskop Monokuler

Jenis-jenis Mikroskop - Mikroskop Monokuler
Mikroskop Monokuler. (sportsmanguide.com)

Mikroskop monokuler menggunakan satu lensa pembesar saja. Penampakan objek yang ditampilkan sudah cukup terlihat jelas. Namun untuk jenis mikroskop seperti ini hanya mampu diguakan untuk melihat objek yang sederhana. Biasanya berupa benda yang sangat tipis atau kecil, misalkan gambar penampang sel tumbuhan maupun hewan. Jadi lensa ini umumnya dapat dijumpai di ruang laboratorium sekolah.

B. Mikroskop Binokuler

Jenis-jenis Mikroskop - Mikroskop Binokuler
Mikroskop Binokuler. (medicalexpo.com)

Mikroskop binokuler menggunakan dua lensa pembesar. Dimana fungsi lensa pertama dikuatkan lagi dengan lensa kedua. Sehingga mampu mempertajam penampakan benda meski ukurannya mikro. Misalkan saja bakteri yang terdapat dalam sebuah objek amatan. Jadi bisa dibilang mikroskop binokuler jauh lebih efisien jika dipakai untuk mengamati sel yang amat kecil. Oleh sebab itu jenis mikroskop ini banyak digunakan di laboratorium medis baik di rumah sakit maupun di farmasi.

2. Jenis-jenis Mikroskop Berdasarkan Sumber Cahaya

Selayaknya kerja sebuah optik, benda objek dapat terlihat jika ada cahaya yang memantukan objek pada lensa. Sama halnya dengan mikroskop, harus ada sumber cahaya yang dapat memantulkan wujud dari objek. Berdasarkan sumber cahayanya, mikroskop dapat dibedakan menjadi dua.

A. Mikroskop Cahaya

Jenis-jenis Mikroskop - Mikroskop Monokuler
Mikroskop Monokuler. (sportsmanguide.com)

Mikroskop cahaya mengandalkan sumber cahaya dari sinar matahari atau lampu dalam ruangan. Jenis mikroskop ini memiliki beberapa kelemahan, terutama pada ketergantungannya terhadap cahaya luar. Apabila sedang mendung atau mati listrik, maka mikroskop ini tidak bisa digunakan. Sehingga penggunaannya hanya efektif untuk penelitian kecil degan durasi waktu yang singkat. Jenis mikroskop cahaya banyak ditemukan di laboratorium sekolah atau laboratorium medis kecil.

B. Mikroskop Elektron

Jenis-jenis Mikroskop - Mikroskop Elektron Transmisi
Mikroskop Elektron Transmisi. (vcbio.science.ru.nl)

Mikroskop elektron bisa dibilang adalah penyempurnaan dari mikroskop cahaya. Dimana sumber cahaya yang digunakan berasal dari dalam mikroskop sendiri. Komponen elektro statik dan elektro dinamiknya akan mengatur intenstas pencahayaan mikroskop. Selain itu, penampakan gambar yang dihasilkan jauh berlipat-lipat kali dengan mikroskop cahaya. Oleh sebab itu, mikroskop ini banyak digunakan di laboratorium medis, farmasi, serta badan penelitian dan riset lanjut.

3. Jenis-jenis Mikroskop Berdasarkan Nama dan Kegunaannya

Nah, kalau tadi masih sebatas umum saja, kini masuk ke jenis-jenis yang khusus. Berdasarka nama dan kegunaannya, mikroskop terbagi menjadi beberapa macam. Masing-masing mikroskop ini mempunyai keguaan yang spesifik.

A. Mikroskop Cahaya

Mikroskop cahaya memiliki kemapuan perbesaran maksimal 1000 kali. Sumber cahaya yang digunakan berupa sinar matahari atau lampu. Sedangkan lensa yang dipakai terdiri dari tiga jenis; lensa obyektif, okuler dan kondensor. Cara kerjanya adalah sumber cahaya dipantulkan oleh lensa kondensor di bawah mikroskop pada objek di atasnya. Penampakan objek diterima oleh lensa okuler (bisa monokuler/satu atau binokuler/dua) untuk diperbesar. Kemudian diperjelas di lensa obyektif di ujung atas tabung.

  • Mikroskop Fase Kontras (PCM)

    Jenis-jenis Mikroskop - Mikroskop Fase Kontras
    Mikroskop Fase Kontras. (microscope.com)

    Mikroskop ini digunakan untuk menangkap penampakan objek hidup berukuran mikro. Biasanya digunakan untuk meneliti jaringan/sel yang masih hidup. Utamanya untuk jaringan/sel hidup yang tidak dapat ditembus atau pun diwarnai.

    Prinsip Kerja Mikroskop Fase Kontras (Phase Contrast Microscope):

    Jaringan/sel yang tidak dapat ditembus atau diwarnai pada dasarnya bereaksi terhadap cahaya. Sehngga melakukan interaksi dengan materi sekitar inti. Interaksi tersebut dinamakan fase, yang tidak dapat ditangkap mata. Namun dengan perubahan diafragma pada lensa, objek akan menimbulkan kontras yang mampu dilihat oleh mata.

  • Mikroskop Medan Terang (BFM)

    Jenis-jenis Mikroskop - Mikroskop Medan Terang
    Mikroskop Medan Terang. (visualinspectiontechnology)

    Mikroskop ini digunakan untuk menangkap penampakan objek hidup berukuran amat kecil. Biasanya seperti bakteri mikro yang nyaris tak terlihat sama sekali.

    Prinsip Kerja Mikroskop Medan Terang (Bright-Field Microscope):

    Sama seperti mikroskop cahaya, hanya saja tanpa menggunakan kondensor. Namun untuk lensa obyektifnya memakai lensa khusus sehingga yang muncul hanya efek terang saja. Jadi penampakan objek terlihat gelap dengan bagian sekitarnya terang. Sebab cahaya yang masuk diteruskan langsung tanpa melalui kndensor pengatur intensitas cahaya masuk.

  • Mikroskop Medan Gelap (DFM)

    Jenis-jenis Mikroskop - Mikroskop Medan Gelap
    Mikroskop Medan Gela. (tavcso.hu)

    Mikroskop ini kebalikan dari mikroskop medan terang. Fungsinya juga sama, untuk mengetahui penampakan objek mikroskopi hidup. Bedanya hanya pada prisnsip kerjanya saja.

    Prinsip Kerja Mikroskop Medan Gelap (Dark-Field Microscope):

    Sama seperti mikroskop cahaya hanya kebalikan dari mikroskop medan terang. Ada mikroskop medan gelap menggunakan kondensor khusus. Dimana cahaya dipantulkan membentuk ruang gelap dan titik cahaya yang mengeai objek. Sehingga penampakan objek terlihat terang dengan bagian sekitarnya terlihat gelap.

  • Mikroskop Pendar (FM)

    Jenis-jenis Mikroskop - Mikroskop Pendar
    Mikroskop Pendar. (microscope.com)

    Mikroskop ini digunakan untuk mendeteksi keberadaan benda asing/antigen seperti bakteri, virus, atau ricketsia. Untuk mikroskop biasa pastinya sulit, karena bentuknya yang terselip dalam protein dalam sel. Namun dengan mikroskop pendar ini akan nampak terlihat jelas.

    Prinsip Kerja Mikroskop Pendar (Flourenscence Microscope):

    Pertama-tama sel ditetesi serum khusus untuk memisahkan antigen dan rotein. Cairan tersebut adalah cairan pendar yang bereaksi khas terhada antigen. Dimana warna antara antibodi/sel tubuh dan warna antigen/benda asing nampak berbeda. Nah, dari warna pendar antigen yang mencolok tersebut barulah diamati dan dapat diketahui seperti apa antigen tersebut.

  • Mikroskop Ultraviolet (UM)

    Jenis-jenis Mikroskop - Mikroskop Ultraviolet
    Mikroskop Ultraviolet. (pemed.com)

    Mikroskop ini meruakan modifikasi dari mikroskop cahaya. Dimana cahaya yang dipakai bukan cahaya terlihat/cahaya matahari, melainkan sinar ultraviolet. Karena sinar ultraviolet mempunyai panjang gelombang pendek, maka hasil penampakannya bisa sampai dua kali lipat.

    Prinsip Kerja Mikroskop Ultraviolet (Ultraviolet Microscope):

    Objek ditaruh di bagian pengamatan, kemudian diberikan cahaya ultraviolet dari bagian bawahnya. Karena tidak mungkin dilihat dengan mata, maka digunakan lembar film untuk menagkap penampakannya. Jadi hasil penampakan akan terlihat dalam bentuk lembar film mirip ronsen. Namun mikroskop ini jarang digunakan, karena prosedurnya yang rumit dan harganya yang cukup mahal.

B. Mikroskop Elektron

Mikroskop elektron mengandalkan pencahayaan yang berasal dari komponen elekro statik dan elektro dinamik. Jenis mikroskop ini mempunyai daya perbesaran mencapai 100.000 kali. Cara kerjanya cukup rumit, dimana objek yang diambil penapakannya diletakkan pada bagian lensa okuler canggih. Selanjutnya penampakan diperbesar melalui pengaturan aliran elektrode yang ada di dalah mikroskop. Nah hasil dari penampakan tersebut divisualisasikan dalam bentuk digital dan data di dalam komputer. Jenis mikroskop elektron ada tiga, yakni Mikroskop Elektron Scanning (SEM), Microskop Elektron Transmisi (SEM) dan Mikroskop Stereo.

  • Mikroskop Elektron Scanning (SEM)

    Jenis-jenis Mikroskop - Mikroskop Elektron Scanning
    Mikroskop Elektron Scanning. (biotech.unl.edu)

    Mikroskop ini digunakan untuk menangkap penampakan permukaan benda saja. Objek yang diteliti juga terbatas hanya pada benda konduktif saja. Selain itu penelitian harus dilakukan dalam ruang vakum. Jika dibandingkan dengan TEM, SEM beresolusi lebih rendah. Kekuatan perbesarannya mencapai 0.1 nm.

    Prinsip Kerja Mikroskop Elektron Scanning (Scanning Electrone Microscope):

    Pistol elektron (terbuat dari tungsten filament dan lanthanum hexaboride/LaB6) memproduksi elektron yang dipercepat melalui anoda. Cahaya dari elekton difokuskan di lensa magnetik ke objek. Sinar elektron terusannya kemudian terfokus pada pemindai (scan) ke seluruh objek di koil pemindai. Setelah itu muncul elektron yang mengenai sampel kemudian ditangkap oleh koil detektor dan divisualkan ke monitor.

  • Mikroskop Elektron Transmisi (TEM)

    Jenis-jenis Mikroskop - Mikroskop Elektron Transmisi
    Mikroskop Elektron Transmisi. (vcbio.science.ru.nl)

    Mikroskop ini digunakan untuk menangkap penampakan fokus area terkecil benda. Objek yang diteliti bisa apa saja, tetapi prosedur awal penanganan objek sangat rumit. Butuh perlakuan khusus sampai objek bisa terlihat. Jika dibandingkan dengan TEM, SEM beresolusi lebih rendah. Kekuatan perbesarannya mencapai 0.01-0.02 nm.

    Prinsip Kerja Mikroskop Elektron Transmisi (Transmission Electron Microscope):

    Pistol elektron (terbuat dari tungsten filament dan lanthanum hexaboride/LaB6) memproduksi elektron yang dipercepat melalui anoda bertegangan tinggi (~100-300 kV). Cahaya dari elekton difokuskan melalui tabung Wehnelt ke lensa magnetik menuju objek. Sinar elektron terusannya difokuskan oleh dua deflektor berlawanan medan ke seluruh objek. Transmisi elektron tersebut diteruskan ke detektor dan divisualkan ke monitor.

  • Mikroskop Stereo (SM)

    Jenis-jenis Mikroskop - Mikroskop Stereo
    Mikroskop Stereo. (nexcesscdn.net)

    Mikroskop stereo memiliki kemapuan perbesaran maksimal hanya 7-30 kali saja. Sumber cahaya yang digunakan berupa pencahayaan elektronik. Lensa yang dipakai sama dengan lensa pada mikroskop cahaya. Cara kerjanya juga sama, hanya saja hasil penampakannya berupa objek 3D. Jadi kita bisa melihat penampakan objek secara mendetail, baik fisik maupun teksturnya secara tiga dimensi.

    Prinsip Kerja Mikroskop Stereo (Stereo Microscope):

    Pistol elektron (terbuat dari tungsten filament dan lanthanum hexaboride/LaB6) memproduksi elektron yang dipercepat melalui anoda bertegangan tinggi (~100-300 kV). Cahaya dari elekton difokuskan pada benda yang berukuran makro untuk mengetahui strukturnya. Kemudian elektron yang mengeai objek ditangkap detektor dan divisualkan ke monitor. Biasanya tentang kedalaman, lengkungan, ruang atau keraatan. Namun jika hanya sekedar kenampakan kasar, sumber cahaya bisa menggunakan sinar pantul biasa.

21 thoughts on “Jenis-jenis Mikroskop Beserta Gambar dan Kegunaannya”

    • Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan soal jenis dan macam mikroskop. Silakan share juga supaya banyak yang tahu. 😀

      Reply
    • Cara mikroskop satu dengan yang lain sama. Cuman beda di pembesaran objeknya dan fungsinya saja.

      Reply

Leave a Comment